Nov 11, 2012

Pohon

Pohon. Saya tidak mengerti apakah pohon pohon ini memang benar benar hidup, hidup seperti layaknya manusia, hidup dalam dunia mereka sendiri, hidup dalam ruang dan waktu terliar, atau bahkan hidup disaat kita tertidur lelap.
Mereka tumbuh besar dan berkembang, bahkan tidak nampak seperti desir raut muka yang berbayang, seperti saya saat ini dalam ruang yang penuh buku di susunan rak dan saya melihat ruang di sebrang terdiri atas banyak meja manusua dan komputer lipat.
Apakah menjadi sebuah kepalsuan, apakah mereka sekedar saksi hidup.? Jika memang benar demikian, kenapa kita tidak bertanya saja pada pohon pohon yang itu, atau itu, bahkan mungkin yang kamu temui sepagi tadi untuk mendapat segala jawaban yang kamu butuhkan. Ya benar, mungkin saya sedikit gila, tapi bila memang itu terjadi, maka siapa yang sedang gila? Usah rahu kalian.. Pohon kadang juga menggugurkan daun daun yang saya anggap mungkin itu sebuah proseas. Tapi, bagaimana jika pikiran saya salah atau bagaimana jika itu merupakan sebuah style mereka untuk hidup? Hmm.. Mungkin bila dikerucutkan malah akan membawa kita pada sebuah gender, mengenai laki laki dan perempuan,. Sekarang mari kita coba bayangkan, seandainya mereka memiliki perempuan.. Seberapa banyakkah yang mendominasi, tak terhitung mungkin.. dan berapakah yang mengenakan jilbab atau tidak? Hmm.. Pohon. Itulah dia. Beberapa memiliki buahnya masing masing, saat kepahitan memeluknya. Beberapa lagi memang tak berbuah, karena mereka berjalan dengan tenangnya mengikuti arus. Berbicarakah kita tentang mainstream? Tentu tidak.. Akan terlalu panjang jika saya bahas itu, terlebih lagi agama pada setiap pohon. Sewaktu kecil, para manusia dan mungkin kita sampai sekarang pun, pernah mencoba memanjat atau bahkan berandai. 'Jatuh dari pohon' klise. Sebuiah makna kebenaran agar kita tidak terjatuh lagi saat memanjat pohon. Kenapa tidak? Pohon banyak mengajarkan tenatang apa itu hidup. Cobalah tengok secarik kertas yang bahkan beraerakan dijalan jalan. Murnikah itu pohon? Tetapi mungkin saya, kamu, dan mereka adalah saksi hidup bagi mereka.. Pohon.

 Bersambung..

04:37pm 09.11.12 Pojok Perpus Pusat UGM

No comments:

Post a Comment

Pada "Comment as:" kamu bisa pilih Anonymous atau Name/URL ;)